oleh

Jalan Cor Batu Kuning Lumpuh total, Masyarakat Resah.

Baturaja, Dermaga.Online
Setelah kota Baturaja dan kabupaten OKU secara keseluruhan di guyur ujan beberapa hari belakangan ini, kondisi jalan Cor Batu Kuning berdampak negatif pada arus lalu lintas. Semula memang jalan Cor Batu Kuning jalan Letkol H Mahmud Abu Hasan sudah menjadi keluhan masyarakat OKU sejak dulu, Memang sejak di bangunnya jalan Cor ini dan sejak dipakai dan dilalui kendaraan bertonase yang besar, jalan ini tidak pernah sempurna dan selalu menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Selain itu di tambah lagi dengan dampak pembangunan jembatan di Desa Kurup Lubuk Batang yang hingga kini belum selesai dikerjakan dan tidak membuat jalan alternatif maka seluruh kendaraan roda 4 dan jenis truk full melalui jalan cor Batu Kuning.

BACA JUGA =  Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres OKU Bekuk Begal Bersenpi


Kini arus Lalu Lintas dari arah Baturaja menuju Palembang dan sebaliknya harus dialihkan jalan Lintas Tengah atau Melalui Muara Enim dengan jarak tempuh yang dua kali lipat jauhnya dari semula.
Kasat Lantas Polres OKU AKP Adik  Listiyono SIK, melalui Kanit Lantas Aipda Andi Hzn saat dihubungi wartawan media ini membenarkan adanya pengalihan arus. Pengalihan arus ini diakibatkan jalan alternatif di kawasan cor beton saat ini lumpuh total akibat kerusakan jalan di wilayah itu. Kendaraan masih banyak terjebak hingga beberapa kilometer lantaran kondisi jalan yang semakin rusak.

“Untuk sementara arus dialihkan melalui lintas tengah mulai hari ini.  Saat ini rambu-rambu pemberitahuan sudah mulai akan disebar. Jadi bagi pengendara yang hendak dan akan ke Palembang atau sebaliknya harus melalaui Jalan Lintas Tengah atau arah Muara Enim,” tegasnya Selasa (13/11/2018).

BACA JUGA =  Adakan Sosialisasi Dan Penyuluhan Prona, Kapolsek Ulu Ogan Pimpin Kegiatan

Untuk mengantisipasi itu kata Andi pihaknya bersama unsur terkait telah melakukan koordinasi terkait pengalihan arus ini. Termasuk berkoodinasi dengan Polres Muara Enim dan Polres Perabumulih.
“Waktunya belum pasti,  yang jelas kami informasikan bagi pengendara silahkan melewati lintas tengah,” jelasnya.
Di tambahkan Andi, pihak Polres OKU sementara stand by siang dan malam, di lapangan dibantu juga dari Pol PP dan Dishub OKU. Karena di khawatirkan selain macet juga bisa timbulnya tindak kejahatan. Tegasnya

Pantauan di lapangan,  para pengendara mengalami kebingungan atas adanya pengalihan arus itu.  Banyak pengendara memarkirkan kendaraanya di sekitaran jalan alternatif itu.
Sementara di sisi lain, jalur alternatif masih macet total akibat adanya kendaraan yang terperosok ke kubangan jalan yang rusak itu.

BACA JUGA =  Di bantu dana Hibah, Ormas Paguyuban Warga Pasundan (PWP) gelar Sunatan Massal

” Entah sampai kapan kondisi seperti ini, kami juga warga yang tinggal di sekitar lokasi sangat merasa resah, waktu musim kemarau debu jalan yang menjadi keluhan kami, kini mulai hujan kondisi jalan yang susah di lalui karena hancur dan licin sehingga berdampak dengan aktifitas sehari – hari seperti anak mau sekolah atau kami mau kerja atau usaha.
“Kalau begini kita semua sengsara Mas,  kami berharap kepada pihak pemerintah entah pemerintah Kabupaten atau pemerintah Provinsi yang jelas tolonglah jalannya bisa dilalui lagi,” ratap Hen salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi (Dedy/ Zul/ Hendri)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed