oleh

Pemiliham BPD Airpaoh Bermasalah, 3 Kandidat Calon Kirim Surat Keberatan.

Baturaja – Dermaga.online
Saat hari pertama selesai pelaksanaan pemilihan anggota BPD di RW. 03 desa Airpaoh, 18/10/2020 salah seorang calon dari kontestan (Ad) berniat melaporkan permasalahan proses pelaksanaan pemilihan kepada Camat Baturaja Timur, namun Ogan Amri, S.STP. M.Si selaku camat Baturaja Timur dan Sekcamnya Suryadi tidak berada di tempat, Ad kemudian berniat mengkonsultasikan permasalahan tersebut kepada PJS Bupati OKU. Muhammad Zaki Aslam.
Namun karena kesibukannya, PJS Bupati tidak bersedia di temui walau sedang berada di ruangan.
” Bapak lagi sibuk, banyak berkas numpuk diatas mejanya karena ini hari senin dan beberapa hari lalu tidak ngantor jadi bapak harus menyelesaikan kerjaannya”, kata ajudannya (Dn) kepada Ad di ruang tunggu yang sudah 1 jam lebih berharap.

Masuk di hari ke lima selesai pelaksanaan pemilihan, bersama kandidat lainnya Aw dan Sf merasa mempunyai pendapat yang sama, kemudian melayangkan surat keberatan di tujukan kepada kades Airpaoh. Inti permasalahan adalah bahwa ada salah seorang calon telah menyatakan mengundurkan diri sebagai calon, namun oleh panitia di ikut sertakan kembali.

BACA JUGA =  Peringatan HUT - OKU ke-109 Tahun 2019 " Bersama mewujudkan OKU Maju dan Sejahtera "

Terkait hal tersebut Ad sempat menanyakan langsung kepada kades Airpaoh, Edipolo. Kemudian di perkuat oleh pengakuan ketua panitia Zainal Arifin yang dihubungi melalui telpon selulernya, bahwa Yn benar telah mengembalikan berkas yang sudah di tariknya saat rapat penetapan calon di kantor desa Airpaoh. Kelang beberapa hari berkas yang sudah ia tarik kemudian ia kembalikan yang diterima salah seorang perangkat desa (Rb).
” Memang ado Yn balekkan berkasnyo, karena kades belum datang, laju di titipkannyo ke Rb, karena saat aku datang ke kantor desa, aku di infokan bahwa Yn mengembalikan berkas” jelas Zainal selaku ketua panitia.

Atas dasar itu, 3 kontestan yang lainnya merasa di kebiri hak mereka, karena Yn sepertinya sangat menyepelekan panitia namun berimbas kepada mereka para kontestan yang lain khususnya calon BPD satu TPS dengan mereka di RW. 03.
” Waktu Yn menyatakan mengundurkan diri selesai rapat penetapan calon sampai dengan masuk masa kompanye, kami bertiga dan panitia sudah menyebarkannya kepada masyarakat terutama masyarakat wilayah pemilihan yang mempunyai hak pilihnya, bahwa calon hanya 3 orang, awalnya ada 4 orang calon namun ada satu yang mengundurkan diri”. Papar Ag.
Kamikan jadi terasa tertipu saat salah satu panitia kemudian menyatakan Yn tetap masih ikut sebagai calon. Saat itu panitia sudah dan sedang mencetak surat suara. Hal ini tentunya beban moral bagi kami bahwa seolah kami berbohong kepada masyarakat atas pengunduran diri Yn. Sebagai calon juga secara pisikologisnya kami seakan berbuat curang dan memfitnah Yn, tutur Ag
Kalah menang biasa dalam suatu pemilihan namun masuknya Yn kembali dan di tetapkannya sebagai calon kemudian tertera di dalam surat suara tentunya sangat mempengaruhi hasil suara pemilih. karena sudah melemahkan kepercayaan masyarakat kepada calon yang telah menyampaikan berita tersebut”, tambah Ag.
Dan penjelasan Ag di benarkan oleh Sf di tempat dan waktu yang sama.
Melalui surat pernyataan keberatan akan permasalahan proses pelaksanaan pemilihan yang telah berimbas kepada hasil suara pemilih pada semua kontestan, maka ke 3 kontestan yang lain meminta kepada kades Airpaoh agar pemilihan anggota BPD Airpaoh khusus di RW. 03 di ulang kembali dan Yn supaya tidak diikut sertakan karena dinyatakan resmi telah mengundurkan diri.
Surat tersebut di tujukan kepada kades airpaoh, tembusan Camat Baturaja Timur, Dinas PMD kab. OKU dan PJS Bupati OKU. Jelas AD.
Kini kami berharap agar kades segera berkoordinasi dengan Camat agar Camat selaku koordinator pemilihan BPD di desa segera menyelesaikan permasalahan ini, harapnya. (Dedy)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed