oleh

Titik Nol Dana Desa TA. 2020 Desa Kertamulya, Bangun Empat Titik Sumur Bor.

 

OKU – Dermaga.online,
Pelaksanaan kegiatan titik nol di desa Kertamulya untuk memulai pelaksanaan anggaran dana desa tahun 2020 yang baru beberapa hari lalu, Rabu 17/06/20, berlangsung dengan lancar.
Pembangunan Sumur Bor di dusun 1, dusun 2, dusun 3 dan dusun 4, menjadi fokus kegiatan pelaksanaan titik nol tersebut.

Suwandi, Kades Kertamulya kecamatan Lubuk Batang turut serta langsung turun kelokasi di dampingi Babinsa (Indrianto), Babinkantibmas (Aipda Dedy Kurniawan), kasi PMD kec. Lubuk Batang (Zainal Arifin), PDTI (Ahmad Muhazir), Pendamping Desa, PLD, Kaur Pembangunan Desa, Ketua BPD.

Dikatakan Suwandi, ” Sengaja kami dahulukan pelaksanaan kegiatan dana desa tahun 2020 ini berupa pembuatan sumur bor yang sekaligus pengadaan di empat titik di masing- masing dusun, selain segera untuk di pergunakan sebagai kebutuhan sehari-hari oleh warga juga merupakan program desa untuk persiapan musim kemarau karena susah air. Ini berdasarkan pengalaman sebelumnya terutama di lokasi dataran tinggi, sangat sulit bagi warga untuk mendapatkan air bersih guna Mandi, Cuci dan Kakus. Alternatifnya adalah warga pergi ke sungai, sementara pemerintah kabupaten terutama dinas kesehatan dan lingkungan hidup sangat menganjurkan agar warga mengurangi aktifitas MCK di bantaran sungai, selain faktor kebersihan lingkungan dan kelestarian air sungai juga faktor tingkat bahaya bagi warga itu sendiri, apalagi di malam hari.
Kenapa kami tidak bangun sumur gali. Sumur bor selain efektip pengunaannya juga pengalaman di lokasi desa Kertamulya ini kalau sumur gali terlalu dalam khawatir ada gas beracun. Berbicara mengenai pagu anggaran untuk pembangunan sumur bor tersebut per-unit nilainya Rp.36,078,820 termasuk pph dan ppn, selain biaya penggalian sumur juga sudah termasuk item bangunan 1 buah tower serta pengadaan 1 buah Tedmon kapasitas air 2000 liter dan 1 buah mesin air jenis Sibel, semuanya dengan kondisi ada air dan warga siap pakai dengan kedalaman galian sumur rata-rata 60 meter, Papar Suwandi yang akrab dipanggil dengan sapaan Andet.

BACA JUGA =  TMMD OKU sukses dilaksanakan jembatan selesai dibangun

Selain itu Useri selaku kaur keuangan desa Kertamulya, mewakili Kades saat di bincang di ruang kerjanya menyampaikan, “Sebelumnya desa Kertamulya sudah melaksanakan pembagian BLT-DD tahap 1, 2 dan 3. untuk tiga bulan pertama yaitu bulan April, Mei dan Juni sebesar Rp. 600 Ribu pertahap, per- Kepala Keluarga. Ada sebanyak 43 KK berhak mendapat bantuan langsung tunai yang telah di serahkan langsung oleh Kades”, ujarnya.

BACA JUGA =  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dua Desa ini Bangun Gedung PAUD dari Dana Desa

Seperti di ketahui, Keharusan penyaluran BLT DD ini berdasarkan Surat Edaran Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT ), dalam rangka melawan penyebaran wabah Covid-19. Sehingga dana desa tahap pertama di tahun 2020 ini fokus di peruntukan bantuan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
Adapun dana tunai yang akan diterima oleh masyarakat  adalah sebesar  Rp.600.000,- ( Enam ratus ribu rupiah ). Per KK ( Kepala Keluarga). Dianggarkan selama tiga bulan, April, Mei, dan Juni tahun 2020. Dana tersebut di ambil 30% dari jumlah dana desa.

Selanjutnya Useri juga mangatakan bahwa pak Kades saat menyerahkan BLT- DD tersebut juga telah mensosialisasikan kepada masyarakat kalau BLT-DD ini bukannya bagi-bagi uang tapi bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat karena dampak dari virus corona yang sedang mewabah sekarang ini. Kita sama-sama tahu, sejak adanya wabah covid 19 ini, mulai dari kantor pemerintahan, sekolah, perusahaan juga pertokoan banyak yang di stop beraktifitas termasuk warga masyarakat di larang dan di batasi keluar rumah”. Tirunya

Selain itu pak Kades telah menegaskan juga bahwa bantuan berbentuk uang tunai ini agar di peruntukkan kebutuhan rumah tangga utamanya untuk membeli sembako dan menjaga kesehatan. Khusus bagi bapak-bapak yang langsung menerima /mengambil bantuan tersebut Kades mengingatkan, uangnya jangan di salah gunakan untuk berjudi, mabok- mabokan atau keperluan yang tidak bermanfaat lainnya. Pemerintah memberikan bantuan ini karena prihatin dengan situasi sekarang ini. Dampak pandemi virus corona bukan hanya di rasakan oleh masyarakat desa Kertamulya saja namun hampir seluruh negara di dunia merasakan hal yang sama. Karena itu manfaatkanlah bantuan ini sebaik mungkin untuk keperluan keluarga dan tetap sabar serta mari sama-sama kita jaga suasana yang aman, tertib dan damai terutama di lingkungan kita, desa kita.
Walaupun sekarang sudah ada edaran dari Pemerintah dengan istilah New Normal tapi jangan lupa tetap gunakan protokol kesehatan di saat beraktifitas keluar rumah, gunakan masker, jaga jarak atau tetap diam di rumah saja. Itu juga sudah sangat membantu pemerintah dalam mengatasi dan memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 tersebut. Dan kita sama-sama berdo’a serta berharap, agar situasi pandemi ini segera berakhir agar kita semua bisa beraktifitas seperti sediakala. Jelas pak Kades. (Aptrama Dedy)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed